Daripada saya simpan sendiri mending saya bagikan materi power poin untuk guru IPS kelas 9
1. Bab 1
2. Bab 2
3. Bab 3
sementara hanya baru ini yang bisa di share, insyaallah akan saya tambahkan secara berkala.
Showing posts with label Ilmu Pengetahuan Sosial. Show all posts
Showing posts with label Ilmu Pengetahuan Sosial. Show all posts
Monday, September 7, 2015
Tuesday, January 13, 2015
Jenis-Jenis Batuan
Berdasarkan proses terjadinya batuan dikelompokkan menjadi 3 yaitu :
1. Batuan beku.
Batuan beku terbentuk ketika magma yang bergerak ke permukaan bumi mengalami proses pendinginan.
1. Batuan beku.
Batuan beku terbentuk ketika magma yang bergerak ke permukaan bumi mengalami proses pendinginan.
2. Batuan Sedimen.
Batuan sedimen atau endapan adalah hasil pelapukan yang diangkut kemudian diendapkan ditempat baru sehingga membentuk batuan. berdasarkan proses terbentuknya, batuan sedimen dibagi atas :
a. Batuan sedimen klastik.
Batuan sedimen klastik merupakan batuan sedimen yang susunan kimiawinya sama dengan batuan asal.
b. Batuan sedimen kimiawi.
Batuan sedimen kimiawi terbentuk karena adanya proses kimia pada saat pengendapannya, seperti oksidasi, dehidrasi, penguapan, pekarutan dan lain-lain.
c. Batuan sedimen organik.
Batuan sedimen organik terbentuk karena dalam proses pengendapannya mendapat bantuan dari organisme seperti bekas rumah atau cangkang, bangkai binatanglaut seperti kerang, terumbu karang, tulang belulang, lapisan humus, kotoran burung guano dan lain-lain.
3. Batuan malihan/metamorf.
Batuan malihan/metamorf batuan ini terbentuk karena adanya penambahan suhu dan atau tekanan yang sangat tinggi.
Monday, January 12, 2015
Tenaga Eksogen
Tenaga eksogen yaitu tenaga yang berasal dari luar bumi. Tenaga Eksogen yang mengubah bentuk muka bumi dipengaruhi oleh 3 proses yaitu :
1. Proses Pelapukan.
Proses pelapukan adalah proses penghancuran batuan menjadi bentuk yang lebih kecil.
Proses pelapukan adalah proses penghancuran batuan menjadi bentuk yang lebih kecil.
Proses pelapukan dibedakan atas 3 bentuk yaitu :
a. Pelapukan Fisika/Mekanik.
Pelapukan Fisika/Mekanik atau disebut pula desintregasi adalah proses penghancuran batuan menjadi bagian-bagian yang lebih kecil tanpa mengubah komposisi atau susunan kimianya. seperti karena :
1). Penyinaran Matahari.
2). Perubahan suhu.
3). Pembekuan air pada celah-celah batuan.
Pelapukan Fisika/Mekanik atau disebut pula desintregasi adalah proses penghancuran batuan menjadi bagian-bagian yang lebih kecil tanpa mengubah komposisi atau susunan kimianya. seperti karena :
1). Penyinaran Matahari.
2). Perubahan suhu.
3). Pembekuan air pada celah-celah batuan.
b. Pelapukan Kimia.
Pelapukan Kimia atau disebut pula dekomposisi adalah proses penghancuran dengan mengubah susunan kimiawi batuan yang terlapukkan. beberapa jenis pelapukan kimia adalah :
1). Proses oksidasi.
2). Proses Hidrolisa.
c. Pelapukan Biologik-Mekanik.
Pelapukan Biologik-Mekanik atau organik adalah pelapukan yang disebabkan oleh makhluk hidup, baik tumbuhan maupun binatang.
2. Proses Erosi.
Erosi adalah proses penghancuran tanah dan kemudian dipindahkan ketempat lain oleh kekuatan air, es, angin, dan gravitasi. berdasarkan penyebabnya erasi dibagi atas 3 yaitu :
a. Erosi oleh air.
b. Erosi oleh angin.
c. Erosi oleh es atau gletser.
3. Proses Sedimentasi.
Sedimentasi adalah proses pengendapan materi-materi hasil erosi yang dibawa oleh tenaga pengangkut seperti air, angin, gelombang laut, dan gletser. bentukan hasil pengendapan ini diantaranya adalah :
a. Delta.
b. Beach.
c. Sand Dunes.
d. Bar.
e. Tombolo.
Sunday, January 11, 2015
Tenaga Endogen
Tenaga endogen adalah tenaga yang berasal dari dalam bumi. Tenaga Endogen dibagi atas tiga kelompok yaitu :
A. Diastropisme.
Diastropisme adalah tenaga yang bekerja dari dalam bumi yang mengakibatkan pergeseran dan perubahan posisi lapisan batuan sehingga mengubah bentuk muka bumi. Diastropisme dibedakan mejadi 2 yaitu :
a. Epirogenesis.
Epirogenesis adalah pengangkatan jalur kerak bumi sehingga membentuk pegunungan yang berlangsung sangat lambat dan meliputi daerah yang sangat luas.
A. Diastropisme.
Diastropisme adalah tenaga yang bekerja dari dalam bumi yang mengakibatkan pergeseran dan perubahan posisi lapisan batuan sehingga mengubah bentuk muka bumi. Diastropisme dibedakan mejadi 2 yaitu :
a. Epirogenesis.
Epirogenesis adalah pengangkatan jalur kerak bumi sehingga membentuk pegunungan yang berlangsung sangat lambat dan meliputi daerah yang sangat luas.
b. Orogenesis.
Orogenesis adalah proses pembentukan pegunungan (mountain building) atau pengangkatan kerak bumi karena tumbukan lempeng.
Beberapa contoh bentukan tenaga endogen :
1. Sesar/ Faults.
Sesar atau patahan adalah retakan pada kerak bumi akibat adanya pergeseran pada batuan.
2. Lipatan dan gejala perlipatan.
Lipatan adalah bentuk ombak atau gelombang pada suatu lapisan kulit bumi, yang ditunjukkan oleh perlapisan batuan.
B. Vulkanisme.
Vulkanisme adalah segala kegiatan magma dari lapisan dalam litosfer menyusup ke lapisan yang lebih atas atau sampai keluar ke permukaan bumi. Aktifitas tersebut mengakibatkan bentukan berupa kerucut atau kubah yang berdiri sendiri dan disebut gunung api. ada beberapa tipe gunung api yaitu :
a. Gunung api corong atau maar.
Gunung api corong atau maar yaitu gunung api hasil erupsi eksplosif atau berupa ledakan yang posisi dapur magmanya relatif dangkal sehingga gunung api tersebut berhenti aktifitasnya dengan hanya satu kali ledakan.
b. Gunung api Perisai aatau aspit.
Gunung api Perisai aatau aspit yaitu gunung api hasil erupsi efusif atau erupsi berupa aliran.
c. Gunung api strato.
Gunung api strato yaitu gunung api berbentuk kerucut yang tinggi dengan lereng yang curam.
Saturday, January 10, 2015
Ketampakan Alam di Perairan
Ketampakan alam di perairan, antara lain :
1. Pantai
Pantai adalah dataran yang berbatasan dengan laut yang bermanfaat sebagai tempat pariwisata, perikanan dan hutan bakau.
2. Sungai.
Sungai adalah aliran air yang besar dan memanjang yang mengalir secara terus -menerus dari hulu (sumber) menuju hilir (muara). sungai dimanfaatkan sebagai tenaga pembangkit listrik dan sarana kebutuhan hidup penduduk.
1. Pantai
Pantai adalah dataran yang berbatasan dengan laut yang bermanfaat sebagai tempat pariwisata, perikanan dan hutan bakau.
2. Sungai.
Sungai adalah aliran air yang besar dan memanjang yang mengalir secara terus
3. Danau.
Danau adalah genangan air yang amat luas yang dikelilingi daratan.
4. Selat.
Selat adalah perairan atau laut sempit yang menghubungkan dua buah pulau.
demikian beberapa contoh kenampakan alam perairan.
Ketampakan Alam Di Daratan
Ketampakan alam yang ada di daratan antara lain :
1. Dataran Rendah.
Dataran rendah adalah bagian dari permukaan bumi denga letak ketinggian 0-200 m dari permukaan laut (dpl).
2. Dataran Tinggi.
Dataran tinggi adalah daerah datar yang memiliki ketinggian lebih dari 400 m di atas permukaan laut (dpl), Contoh Alas (NAD), Kerinci (Sumbar).
3. Gunung.
Gunung adalah sebuah bentuk tanah yang menonjol di atas wilayah sekitarnya.
4. Pegunungan.
Pegunungan adalah bagian dari daratan yang merupakan kumpulan deretan dari gunung dengan ketinggian 700 meter diatas permukaan laut.
demikian pelajaran singkat tentang kenampakan muka bumi daratan, semoga bermanfaat.
1. Dataran Rendah.
Dataran rendah adalah bagian dari permukaan bumi denga letak ketinggian 0-200 m dari permukaan laut (dpl).
2. Dataran Tinggi.
Dataran tinggi adalah daerah datar yang memiliki ketinggian lebih dari 400 m di atas permukaan laut (dpl), Contoh Alas (NAD), Kerinci (Sumbar).
3. Gunung.
Gunung adalah sebuah bentuk tanah yang menonjol di atas wilayah sekitarnya.
4. Pegunungan.
Pegunungan adalah bagian dari daratan yang merupakan kumpulan deretan dari gunung dengan ketinggian 700 meter diatas permukaan laut.
demikian pelajaran singkat tentang kenampakan muka bumi daratan, semoga bermanfaat.
Wednesday, January 7, 2015
Permintaan (Demand)
Permintaan adalah jumlah barang dan jasa yang akan dibeli pada berbagai tingkat harga dan waktu serta tempat tertentu.
Hukum permintaan " semakin tinggi harga suatu barang/jasa akan semakit sedikit jumlah permintaan terhadap barang/jasa tersebut dan sebaliknya semakin rendah harganya akan semakin banyak jumlah permintaan akan barang/jasa tersebut".
selain faktor harga yang mempengaruhi permintaan ada juga faktor2 lain yang perlu dikaji misalnya :
1. Harga komoditas itu sendiri.
Jika harga suatu barang/jasa semakin menurun, maka kuantitas permintaan terhadap barang/jasa meningkat dan jika haraga suatu barang/jasa semakin meningkat maka kuantitas permintaan terhadap barang/jasa menurun.
2. Harga komoditas lain yang berkaitan erat dengan komoditas tersebut.
Hubungan antara suatu barang dengan berbagai jenis barang lainnya dapat dibedakan menjadi :
a. Barang subtitusi (pengganti) misalnya teh digantikan kopi.
b. Barang komplementer (pelengkap) Misalnya sepatu dan kaos kaki
c. Barang netral. misalnya beras dengan shampo
3. Pendapatan rumah tangga dan pendapatan rata2 masyarakat/daya beli.
4. Cita rasa/ Selera Masyarakat
5. kualitas barang/jasa
6. Jumlah penduduk
7. Waktu
8. Ekspektasi (ramalan masa depan)
9. Usaha2 produsen meningkatkan penjualan, misalnya diskon, promo dll
Berdasarkan daya beli konsumen permintaan dibagi dalam 3 kelompok yaitu :
1. Permintaan absolute : permintaan yang tidak didukung daya beli (bersifat angan2)
2. Permintaan potensial : permintaan yang didukung daya beli tapi belum dilaksanakan (belum ingin membeli)
3. Permintaan efektif : permintaan sesuai dengan daya beli dan ada keinginan untuk membeli.
Permintaan berdasarkan jumlah konsumen dikelompokkan jadi 2 yaitu :
1. Permintaan individu
2. Permintaan pasar
Hukum permintaan " semakin tinggi harga suatu barang/jasa akan semakit sedikit jumlah permintaan terhadap barang/jasa tersebut dan sebaliknya semakin rendah harganya akan semakin banyak jumlah permintaan akan barang/jasa tersebut".
selain faktor harga yang mempengaruhi permintaan ada juga faktor2 lain yang perlu dikaji misalnya :
1. Harga komoditas itu sendiri.
Jika harga suatu barang/jasa semakin menurun, maka kuantitas permintaan terhadap barang/jasa meningkat dan jika haraga suatu barang/jasa semakin meningkat maka kuantitas permintaan terhadap barang/jasa menurun.
2. Harga komoditas lain yang berkaitan erat dengan komoditas tersebut.
Hubungan antara suatu barang dengan berbagai jenis barang lainnya dapat dibedakan menjadi :
a. Barang subtitusi (pengganti) misalnya teh digantikan kopi.
b. Barang komplementer (pelengkap) Misalnya sepatu dan kaos kaki
c. Barang netral. misalnya beras dengan shampo
3. Pendapatan rumah tangga dan pendapatan rata2 masyarakat/daya beli.
4. Cita rasa/ Selera Masyarakat
5. kualitas barang/jasa
6. Jumlah penduduk
7. Waktu
8. Ekspektasi (ramalan masa depan)
9. Usaha2 produsen meningkatkan penjualan, misalnya diskon, promo dll
Berdasarkan daya beli konsumen permintaan dibagi dalam 3 kelompok yaitu :
1. Permintaan absolute : permintaan yang tidak didukung daya beli (bersifat angan2)
2. Permintaan potensial : permintaan yang didukung daya beli tapi belum dilaksanakan (belum ingin membeli)
3. Permintaan efektif : permintaan sesuai dengan daya beli dan ada keinginan untuk membeli.
Permintaan berdasarkan jumlah konsumen dikelompokkan jadi 2 yaitu :
1. Permintaan individu
2. Permintaan pasar
Subscribe to:
Posts (Atom)






















