Wednesday, January 7, 2015

APA DAN SIAPA ORANG YAHUDI ITU?

Prof. H.S. Tharick Chehab

1.Pada tahun 740 seorang  raja  bernama  Bulan  dari  Suku Khazar,  bangsa  Mongol,  di  Rusia  Tenggara,  masuk  agama Yahudi, yang segera  diikuti  oleh  rakyatnya.  Sesungguhnya banyak  sekali  orang  di  Eropa  masuk  agama  Yahudi dalam Abad-Pertengahan. Bahkan  pada  abad  ke  XVII  ada  gerakan besar-besaran    dari    orang    Yahudi-Balkan   memasukkan orang-orang   ke-agamanya,   dan   yang   terbanyak   adalah bangsa-bangsa Rusia di wilayah Kaukasia yang keturunannya di Eropa Tengah, Rusia,  Polandia  dan  Amerika  Serikat,  dari negara-negara  mana para immigrantnya dan juga para pemimpin politiknya yang sekarang, memasuki Israel

2.Ada Yahudi Kuning dari Cina, Yahudi Hitam  dan  Malabar, dan  Falasya  dari Etiopia (Abessiniya). Oleh karenanya, tak dapat  dilihat  orang-orang  Yahudi  (Internasional   Jewry) sebagai suatu bangsa atau kaum (nation); mereka adalah suatu jemaat keagamaan, tambah pula  tidak  sejenis  sebab  mereka terbagi-bagi  dalam  sekta-sekta.  Ke-aneka-ragaman physique (bentuk badan),  paras,  adat  dan  kebudayaan  yang  datang berkumpul dari 102 negara.

3.Negara  Israel  membedakan: 
(1) ASKHEMAZIM,  kata Ibrani untuk  bangsa  Jerman,  yang  meliputi  seluruh  orang-orang Yahudi  yang  berkebudayaan  Barat dan berbahasa di rumahnya ,'yiddisy." Dari mereka  terdapat  
(a)  sekta  HASIDIM  yang berasal dari Polandia, masih berpakaian jubah panjang hitam; kemudian 
(b)  sekta  HANUKAH  yang  senantiasa  memperingati kemenangan-kemenangan  Makkabee dan pembangunan kembali dari Heikal (Temple) pada tahun 165 S.M.;  
(c)  sekta  LIUBAVITCH yang  terdiri dari orang-orang intelek yang sangat orthodox;
(d)  sekta  NATOREI   KARTA   yang   wajib   berkopyah   dan beranting-ranting, sangat saleh hingga tidak mengakui Negara Israel, tetapi menunggu suatu  theocrasi  yang  benar.  
(II)SAWARADIM,  kata  Ibrani untuk bangsa Spanyol mempunyai arti di Israel  bagi  seluruh  orang-orang  Yahudi  dari  sekitar Lautan  Tengah  (terutama  dari Afrika Utara) dan dari Timur Tengah; mereka berbahasa: Ladino," ialah bahasa Spanyol yang tak  digunakan lagi, dan bahasa "Arab." Dari mereka terdapat
(a) sekta KARAIT, yaitu Yahudi Irak dan Mesir, dan 
(b) sekta HASSIDIK,  yakni Yahudi dari kampung Mea Syaerim di Al-Qudus(Yerusalem).

4.Bukan  suatu  rahasia  lagi  bahwa   Israel   mengadakan perbedaan   (diskriminasi)  yang  sangat  menyolok  terhadap SAFARADIM, orang-orang Yahudi "Timur" warganegara kelas dua, yang  menjadi  kurban  setiap hari, yang semula kena bujukan dan rayuan dari para agen propaganda ASKHENAZIM, orang-orang Yahudi  "Barat"  yang  berabad-abad  disiksa,  dianiaya,  di ghetto, dikejar-kejar, di-Pogrom di  Eropa,  dan  yang  kini memegang kekuasaan di Israel ZIONIST.6

5.PALESTINA terdiri dari Muslimin, orang Nasrani dan aneka agama  gereja,   dan   orang-orang   Yahudi-SAFARADIM   yang merupakan minoritas. Dengan bantuan dari negara-negara besar Barat, orang-orang Yahudi-ASKHENAZIM  dapat  merebut  dengan aneka   tipu-muslihat   dan  kekejaman-kekejaman  yang  jauh melampaui apa yang mereka  telah  derita  di  Eropa,  negara Palestina  yang kini dikenal dengan nama ISRAEL. Orang-orang Islam  dan  Kristen  Palestina  diusirnya   ke   luar,   dan orang-orang   Yahudi   Palestina   diperlakukannya   seperti Safaradim yang datang dari negara-negara Arab.

6.Prof. Lothrop Stoddard, seorang ethnolog  yang  masyhur,
mengatakan  bahwa  catatan-catatan  Israel  sendiri mengakui
bahwa 82% dari Zionist adalah Askhenazim, bukan ras SEMITIC,
lain  dari  Safaradim. Keterangan ini dikuatkan dalam Jewish
Encyclopaedia, 1925 edition, Vol 5, p. 41, yang  mengatakan:
"Edom  is  in  modern  Jewry,"  yang  diteguhkan  pula dalam
Encyclopaedia Biblica, Vol. 2, Gol 1187.

7.Yesus Kristus telah menubuatkan dalam Kitab Injil  WAHYU 2:9  - ... orang-orang yang mengatakan dirinya orang Yahudi, tetapi bukan, melainkan suatu jumat  Iblis.  Dan  Wahyu  3:9 -...  orang  dari  pada jumat Iblis, yang mengatakan dirinya orang Yahudi, tetapi bukan, melainkan  berbuat  dusta;  juga dalam  Yohanes:  8,  Yesus  mengatakan  bahwa  orang  Yahudi bukannya keturunan Ibrahim pun bukan anak-anak Tuhan, tetapi ayah  mereka  adalah  Iblis.  Lagi dalam Yohanes 8:59, Yesus mengatakan   bahwa   mereka   bukannya    dombanya,    yaitu "domba-domba Bani Israel," ummat yang terpilih.

8.Allah s.w.t. berfirman dalam QUR,AN 5:13 - Tetapi karena mereka (Bani Israil) melanggar janjinya, Kami kutuki mereka, dan  Kami  jadikan  hati  mereka  keras membatu. Mereka suka merubah perkataan (merubah arti kata-kata Allah: tempat atau menambah  dan mengurangi) dari tempatnya, dan mereka sengaja melupakan sebagian dari apa yang mereka telah  diperingatkan dengannya, dan kamu senantiasa akan melihat kekhianatan dari mereka, ...

Dan QUR'AN 5:82 - Sesungguhnya kamu  dapati  orang-orang yang  paling  keras  permusuhannya terhadap orang-orang yang beriman ialah orang-orang  Yahudi  dan  orang-orang  musyrik (yang menyekutukan Allah).

Permintaan (Demand)

Permintaan adalah jumlah barang dan jasa yang akan dibeli pada berbagai tingkat harga dan waktu serta tempat tertentu.
Hukum permintaan " semakin tinggi harga suatu barang/jasa akan semakit sedikit jumlah permintaan terhadap barang/jasa tersebut dan sebaliknya semakin rendah harganya akan semakin banyak jumlah permintaan akan barang/jasa tersebut".
selain faktor harga yang mempengaruhi permintaan ada juga faktor2 lain yang perlu dikaji misalnya :
1. Harga komoditas itu sendiri.
Jika harga suatu barang/jasa semakin menurun, maka kuantitas permintaan terhadap barang/jasa meningkat dan jika haraga suatu barang/jasa semakin meningkat maka kuantitas permintaan terhadap barang/jasa menurun.
2. Harga komoditas lain yang berkaitan erat dengan komoditas tersebut.
Hubungan antara suatu barang dengan berbagai jenis barang lainnya dapat dibedakan menjadi :
a. Barang subtitusi (pengganti) misalnya teh digantikan kopi.
b. Barang komplementer (pelengkap) Misalnya sepatu dan kaos kaki
c. Barang netral. misalnya beras dengan shampo
3. Pendapatan rumah tangga dan pendapatan rata2 masyarakat/daya beli.
4. Cita rasa/ Selera Masyarakat
5. kualitas barang/jasa
6. Jumlah penduduk
7. Waktu
8. Ekspektasi (ramalan masa depan)
9. Usaha2 produsen meningkatkan penjualan, misalnya diskon, promo dll

Berdasarkan daya beli konsumen permintaan dibagi dalam 3 kelompok yaitu :
1. Permintaan absolute : permintaan yang tidak didukung daya beli (bersifat angan2)
2. Permintaan potensial : permintaan yang didukung daya beli tapi belum dilaksanakan (belum ingin membeli)
3. Permintaan efektif : permintaan sesuai dengan daya beli dan ada keinginan untuk membeli.

Permintaan berdasarkan jumlah konsumen dikelompokkan jadi 2 yaitu :
1. Permintaan individu
2. Permintaan pasar


Monday, January 5, 2015

Golongan Manusia menurut al-Ghazali

Pada dasarnya keilmuan manusia bisa dibagi atas 4 kelompok besar, yaitu
1. Rojulun Yadri wa Yadri Annahu Yadri { Seseorang yang Tahu (berilmu), dan dia Tahu kalau dirinya Tahu}
kelompok ini adalah kelompok paling istimewa, karena ini adalah kelompok orang alim yang tahu akan kealimannya, sehingga mampu mengaplikasikan dan bermanfaat bagi masyarakat ilmunya. 
2. Rojulun Yadri wa Laa Yadri Annahu Yadri { Seseorang yang Tahu (berilmu), tapi dia Tidak Tahu kalau dirinya Tahu}
Kelompok ini sebenarnya berilmu, tapi tidak bisa mengamalkan ilmunya, karena dia tidak tahu kalau berilmu, kelompok oral seperti ini diumpamakan pohan yang tidak berbuah. 
3. Rojulun Laa Yadri wa Yadri Annahu Laa Yadri { Seseorang yang Tidak tahu (tidak atau belum berilmu), tapi dia Tahu alias sadar diri kalau dia Tidak Tahu}
Kelompok ini adalah kelompok yang sadar diri bahwa dirinya tidak berilmu atau tidak tahu, sehingga orang-orang dikelompok ini sangat bersemangat untuk belajar, para pelajar harus punya sikap seperti kelompok ini, karena bisa memotivasi dirinya untuk menjadi tahu.
4. Rojulun Laa Yadri wa Laa Yadri Annahu Laa Yadri { Seseorang yang Tidak Tahu (tidak berilmu), dan dia Tidak Tahu kalau dirinya Tidak Tahu}
kelompok terakhir ini merupakan kelompok yang paling buruk, sudah tidak tahu dan tidak mencari tahu, bahkan kadang-kadang bersikap sok tahu atau tidak mau tahu alias masa bodoh.

Friday, October 10, 2014

CONTOH SOAL MID SEMESTER GASAL IPS KELAS 7


Dari pada saya simpan sendiri, mendingan saya bagi mungkin saja ada yang membutuhkan, tapi jangan disalahgunakan ya, oh ya soal ini disusun berdasarkan kurikulum 2013 jadi masih anget-anget....

A.      Pilih jawaban yang paling tepat !
1.       Posisi indonesia terletak antara benua asia dan benua......
a.       Amerika
b.      Asia
c.       Afrika
d.      Australia
2.       Letak astronomis indonesia adalah
a.       6 °LU-11°LU dan 95°BT-141°BT
b.      6 °LU-11°LS dan 95°BT-141°BT
c.       6 °LS-11°LS dan 95°BB-141°BB
d.      6 °LU-11°LS dan 95°BT-141°BB
3.       Wilayah indonesia bagian barat dan bagian tengah dibatasi oleh garis.....
a.       Paparan
b.      Sunda
c.       Webber
d.      Wallace
4.       Fauna yang menempati Indonesia bagian barat sampai selat malaka dan selat lombok disebut fauna.....
a.       Australis
b.      Asiatis
c.       Wallace
d.      Peralihan
5.       antara bulan Mei-Oktober dari daratan Australia menuju Asia akan berdampak pada wilayah Indonesia berupa musim.....
a.       Kemarau
b.      Penghujan
c.       Dingin
d.      Pancaroba
6.       Ciri fauna peralihan adalah.....
a.       Fauna yang menyusui  dan berukuran besar
b.      Banyak jenis kera dan ikan air tawar
c.       Tidak banyak memiliki jenis burung berwarna
d.      Banyak terdapat hewan endemis
7.       Zaman Pra Aksara Seringkali diartikan sebagai zaman......
a.       Manusia belum mengenal tulisan
b.      Keajaiban yang terjadi pada masa lampau
c.       Sebelum lahirnya manusia pertama
d.      Manusia telah mengenal tulisan
8.       Batas waktu zaman pra-aksara, yaitu.....
a.       Zaman lahir sampai ditemukan alat kehidupan
b.      Zaman lahir sampai ditemukannya tulisan
c.       Ditemukannya fosil dan tulisan
d.      Ditemukannya fosil dan artefak
9.       Pitecantropus erectus ditemukan oleh.....
a.       Von Koenigswald
b.      Ter Har
c.       Tjokro Handoyo
d.      Euguene Dubois
10.   Jenis Manusia Purba tertua di Indonesia adalah.....
a.       Pithecanthropus Erectus
b.      Homo Sapiens
c.       Pitecanthropus Mojokertensis
d.      Meganthropus Palaeojavanicus



       B.      Jawablah pertanyaan-pertanyaan berikut dengan singkat dan tepat!
1.       Jelaskan letak geologis Indonesia......
2.       Jelaskan pengertian dari peredaran semu matahari tahunan.....
3.       Sebutkan persebaran flora di indonesia.....
4.       Jelaskan ciri-ciri Masyarakat pada masa bercocok tanam.....

5.       Apa yang dimaksud dengan Nomaden......

Kritik dan sarannya kami tunggu




Wednesday, October 1, 2014

Contoh RPP Kurikulum 2013

Sebagian guru banyak yang masih bingung dalam membuat perangkat pembelajaran terutama RPP untuk kurikulum 2013, ini saya berikan contoh RPP untuk kurikulum 2013

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN


Satuan Pendidikan   : MTs …………
Kelas/Semester         : VII / 1
Mata Pelajaran          : Aqidah dan Akhlaq
Materi Pokok             : Asmaul Husna: al-‘Alim, al-Khabir, as-Sami’, dan al-Bashir
Pertemuan ke-           : 2 dan 3
Alokasi Waktu           : 4 x 40 menit

A.  KOMPETENSI INTI
1.    Menghayati dan mengamalkan ajaran agama yang dianutnya
2.    Menghayati dan mengamalkan perilaku jujur, disiplin, tanggungjawab, peduli (gotong royong, kerjasama, toleran, damai), santun, responsif dan pro-aktif dan menunjukkan sikap sebagai bagian dari solusi atas berbagai permasalahan dalam berinteraksi secara efektif dengan lingkungan sosial dan alam serta dalam menempatkan diri sebagai cerminan bangsa dalam pergaulan dunia.
3.    Memahami,menerapkan, menganalisis pengetahuan faktual, konseptual, prosedural berdasarkan rasa ingintahunya tentang ilmu pengetahuan, teknologi, seni, budaya, dan humaniora dengan wawasan kemanusiaan, kebangsaan, kenegaraan, dan peradaban terkait penyebab fenomena dan kejadian, serta menerapkan pengetahuan prosedural pada bidang kajian yang spesifik sesuai dengan bakat dan minatnya untuk memecahkan masalah.
4.    Mengolah, menalar, dan menyaji dalam ranah konkret dan ranah abstrak terkait dengan pengembangan dari yang dipelajarinya di sekolah secara mandiri, dan mampu menggunakan metode sesuai kaidah keilmuan.

B. Kompetensi Dasar dan Indikator Pencapaian Kompetensi

Kompetensi Dasar
Indikator Pencapaian Kompetensi
1.1 Menghayati Al-Qur'an sebagai implementasi dari pemahaman rukun iman
1.2 Beriman kepada Allah Swt.

2.1 Menghargai perilaku jujur sebagai implementasi dari pe­mahaman surah al-Baqarah 2: 42 dan hadis terkait

3.1 Memahami makna al-Asmaul Husna: al-‘Al³m, al-Khab³r, as-Sam³’, dan al-Ba¡³r secara bahasa
3.1.1 Menjelaskan makna al-‘alim secara bahasa
3.1.2 Menjelaskan makna al-khabir secara bahasa
3.1.3 Menjelaskan makna  as-sami secara bahasa     Pertm 1
3.1.4 Menjelaskan makna al-ba¡r secara bahasa.
4.1 Menyajikan contoh perilaku yang mencerminkan orang yang meneladani al-Asmaul Husna: al-’Alim, al-Khabir, as-Sami’, dan al-Bashir

4.1.1 Menuliskan contoh kisah perilaku yang mencerminkan orang yang meneladani al asma ul husna: al-alim. Pertemuan 2
4.1.2 Menuliskan contoh kisah perilaku yang mencerminkan orang yang meneladani al asma ul husna: al-khabir.                   
4.1.3 Menuliskan contoh kisah perilaku yang mencerminkan orang yang meneladani al asma ul husna: as-sami’.
4.1.4 Menuliskan contoh kisah perilaku yang mencerminkan orang yang meneladani al asma ul husna: al-bashir.

C.  Tujuan Pembelajaran
Pertemuan 1
Setelah membaca, mencermati, dan mendikusikan 2 buku Aqidah Akhlaq dan kamus bahasa Arab, siswa dapat 
1.  menjelaskan makna al-‘alim secara bahasa,
2.  menjelaskan makna al-khabir secara bahasa,
3.  menjelaskan makna  as-sami secara bahasa, dan      
4.  menjelaskan makna al-ba¡r secara bahasa dengan benar secara jujur.

Pertemuan 2
Setelah membaca, mencermati, dan mendikusikan buku kisah para nabi, ensiklopedi islam, dan buku Aqidah Akhlaq siswa dapat 
1.  menuliskan contoh kisah perilaku yang mencerminkan orang yang meneladani al-alim,
2.  menuliskan contoh kisah perilaku yang mencerminkan orang yang meneladani al-khabir,
3.  menuliskan contoh kisah perilaku yang mencerminkan orang yang meneladani as-sami’, dan
4.  menuliskan contoh kisah perilaku yang mencerminkan orang yang meneladani al-bajr dengan baik secara jujur dan bertanggung jawab.

D.  Materi Pembelajaran
Pertemuan 1
     Makna Asma ul Husna
1.  makna al-‘alim secara bahasa,
2.  makna al-khabir secara bahasa,
3.  makna  as-sami secara bahasa, dan      
4.  makna al-bashir secara bahasa

Pertemuan 2
     Penyajian kisah Asma ul Husna
1.  perilaku yang mencerminkan orang yang meneladani al-alim,
2.  perilaku yang mencerminkan orang yang meneladani al-khabir,
3.  perilaku yang mencerminkan orang yang meneladani as-sami’, dan
4.  perilaku yang mencerminkan orang yang meneladani al-bashir
 (Materi lengkap terlampir)

E.  Metode Pembelajaran
Pendekatan: Saintifik
Metode
1.   Ceramah          
2.   Tanya jawab
3.   Diskusi
4.   Inkuiri
5.   Penugasan

F.  Langkah-Langkah Kegiatan Pembelajaran

Pertemuan 1

Kegiatan
Deskripsi
Alokasi Waktu
A.  Pendahuluan
1.  Siswa menjawab salam guru, berdoa, tadarus, dan mengondisikan diri siap belajar.
2.  Siswa melafalkan asmaul husna bersama-sama.
3.  Siswa bertanya jawab berkaitan alam semesta dan pencipta alam semesta yang dibutuhkan sebagai umat Islam yang beriman.
4.  Siswa menyimak informasi guru tentang tujuan pembelajaran dan manfaat menguasai materi pembelajaran.
5.  Siswa menyimak informasi guru tentang pokok-pokok/cakupan materi pembelajaran.

8 menit
B.  Inti
MENGAMATI
1.  Siswa mengamati video tentang alam semesta Harun Yahya dengan teliti.
2.    Siswa  mengidentifikasi sifat Allah: al-’Alim, al-Khabir, as-Sami’, dan al-Bashir dengan teliti dan bertanggung jawab.
MENANYA
3.  Siswa membentuk kelompok (3-5 siswa).
4.  Siswa menyusun pertanyaan berkaitan dengan sifat Allah: al-’Alim, al-Khabir, as-Sami’, dan al-Bashir dengan saling menghargai pendapat teman dan bahasa yang santun.

MENGEKSPLORASI (MENALAR)
5.  Siswa secara berkelompok mencari informasi tentang makna sifat Allah: al-’Alim, al-Khabir, as-Sami’, dan al-Bashir di buku Aqidah Akhlaq, Kamus, dan ensiklopedia Islam secara sungguh-sungguh
6.  Siswa secara berkelompok mencatat beberapa makna sifat Allah: al-’Alim, al-Khabir, as-Sami’, dan al-Bashir dengan jujur.

MENGASOSIASI (MENCOBA)
7.  Siswa dengan cara berdiskusi menyusun simpulan rumusan makna sifat Allah: al-’Alim, al-Khabir, as-Sami’, dan al-Bashir dengan saling menghargai pendapat teman dan bahasa yang santun.

MENGOMUNIKASIKAN
8.  Siswa menukarkan (atau menempelkan di papan pajang) rumusan makna sifat Allah: al-’Alim, al-Khabir, as-Sami’, dan al-Bashir dengan saling menghargai pendapat teman dan bahasa yang santun.
9.  Siswa membaca secara kritis rumusan makna sifat Allah: al-’Alim, al-Khabir, as-Sami’, dan al-Bashir dengan saling menghargai pendapat teman dan bahasa yang santun.
10.  Siswa menanggapi rumusan makna sifat Allah: al-’Alim, al-Khabir, as-Sami’, dan al-Bashir dengan saling menghargai pendapat teman dan bahasa yang santun.
11.  Siswa memberi penilaian makna sifat Allah: al-’Alim, al-Khabir, as-Sami’, dan al-Bashir dengan saling menghargai pendapat teman dan bahasa yang santun.
12.  Siswa kembali ke tempat duduknya masing-masing.
10 menit





10 menit





15 menit






15 menit





10 menit
C.  Penutup
1.  Siswa bersama guru menyimpulkan materi pembelajaran yang telah dipelajari.
2.  Siswa merenungkan/merefleksikan aktivitas pembelajaran yang telah dilaksanakan dengan mengisi internalisasi sikap religious beriman kepada Allah Swt dan merefleksi penguasaan materi yang telah dipelajari dengan membuat catatan penguasaan materi.
3.  Siswa mengerjakan evaluasi berkaitan dengan makna sifat Allah: al-’Alim, al-Khabir, as-Sami’, dan al-Bashir.
4.  Siswa saling menukarkan hasil evaluasi untuk dikomentari sebagai  umpan balik hasil evaluasi pembelajaran yang telah dicapai.
5.  Siswa menyepakati tugas yang harus dilakukan untuk minggu berikutnya.
12 menit

Pertemuan 2

Kegiatan
Deskripsi
Alokasi Waktu
B.  Pendahuluan
1.  Siswa menjawab salam guru, berdoa, tadarus, dan mengonsisikan diri siap belajar.
2.  Siswa melafalkan asma ul-husna bersama-sama.
3.  Siswa mencermati dan bertanya jawab berkaitan alam semesta dan pencipta alam semesta yang dibutuhkan sebagai umat Islam yang beriman.
4.  Siswa menyimak informasi guru tentang tujuan pembelajaran dan manfaat menguasai materi pembelajaran.
5.  Siswa menyimak informasi guru tentang pokok-pokok/cakupan materi pembelajaran.
8 menit
B.  Inti
MENGAMATI
6.  Siswa mengamati video berkaitan dengan kisah-kisah tentang sifat Allah dengan al-’Alim, al-Khabir, as-Sami’, dan al-Bashir secara tekun.
7.  Siswa  mengidentifikasi perilaku  yang mencerminkan orang yang meneladani sifat Allah: al-’Alim, al-Khabir, as-Sami’, dan al-Bashir dengan teliti dan bertanggung jawab.

MENANYA
8.  Siswa membentuk kelompok (3-5 siswa).
9.  Siswa menyusun pertanyaan berkaitan dengan perilaku  yang mencerminkan orang yang meneladani sifat Allah: al-’Alim, al-Khabir, as-Sami’, dan al-Bashir dengan santun.

MENGEKSPLORASI (MENALAR)
10.  Siswa secara berkelompok mencari informasi tentang perilaku  yang mencerminkan orang yang meneladani makna sifat Allah: al-’Alim, al-Khabir, as-Sami’, dan al-Bashir di buku Aqidah Akhlaq, ensiklopedia, kisah-kisah teladan secara sungguh-sungguh.
11.  Siswa secara berkelompok mencatat perilaku  yang mencerminkan orang yang meneladani sifat Allah: al-’Alim, al-Khabir, as-Sami’, dan al-Bashir dengan jujur.

MENGASOSIASI (MENCOBA)
12.  Siswa dengan cara berkelompok menyusun contoh kisah perilaku  yang mencerminkan orang yang meneladani sifat Allah: al-’Alim, al-Khabir, as-Sami’, dan al-Bashir secara teliti dan santun.

MENGOMUNIKASIKAN
13.  Siswa menukarkan (atau menempelkan di papan pajang) rumusan contoh kisah perilaku  yang mencerminkan orang yang meneladani sifat Allah: al-’Alim, al-Khabir, as-Sami’, dan al-Bashir dengan saling menghargai pendapat teman dan bahasa yang santun.
14.  Siswa membaca secara kritis rumusan rumusan contoh kisah perilaku  yang mencerminkan orang yang meneladani sifat Allah: al-’Alim, al-Khabir, as-Sami’, dan al-Bashir dengan saling menghargai pendapat teman dan bahasa yang santun.
15.  Siswa menanggapi rumusan rumusan contoh kisah perilaku  yang mencerminkan orang yang meneladani sifat Allah: al-’Alim, al-Khabir, as-Sami’, dan al-Bashir dengan saling menghargai pendapat teman dan bahasa yang santun.
16.  Siswa memberi penilaian rumusan contoh kisah perilaku  yang mencerminkan orang yang meneladani sifat Allah: al-’Alim, al-Khabir, as-Sami’, dan al-Bashir dengan saling menghargai pendapat teman dan bahasa yang santun.
17.  Siswa kembali ke tempat duduknya masing-masing.
10 menit








10 menit




15 menit








15 menit





10 menit
D.  Penutup
1.  Siswa bersama guru menyimpulkan materi pembelajaran yang telah dipelajari.
2.  Siswa merenungkan/merefleksikan aktivitas pembelajaran yang telah dilaksanakan dengan mengisi internalisasi sikap religious beriman kepada Allah Swt dan merefleksi penguasaan materi yang telah dipelajari dengan membuat catatan penguasaan materi.
3.  Siswa mengerjakan evaluasi berkaitan dengan makna sifat Allah: al-’Alim, al-Khabir, as-Sami’, dan al-Bashir.
4.  Siswa saling menukarkan hasil evaluasi untuk dikomentari sebagai  umpan balik hasil evaluasi pembelajaran yang telah dicapai.
5.  Siswa menyepakati tugas yang harus dilakukan untuk minggu berikutnya.
12 menit

G. Media, Alat, dan Sumber Belajar
1.   Media : LCD, Laptop
2.   Alat     : -
3.   Sumber belajar
Kemenag, 2013. Aqidah dan Akhlaq untuk Kelas X. Jakarta: Kemenag.
  
H.  Penilaian
1.  Sikap Spiritual
a.  Teknik Penilaian   : Penilaian diri
b.  Bentuk Instrumen : Lembar penilaian diri
c.    Kisi-kisi

No.
Kompetensi yang Dinilai
Format Penilaian
1
Meyakini Allah memiliki sifat al-‘alim
Terlampir
2
Meyakini Allah memiliki sifat al-khabir
Terlampir
3
Meyakini Allah memiliki sifat  as-sami     
Terlampir
4
Meyakini Allah memiliki sifat al-ba¡r
Terlampir

2.    Sikap Sosial
a.  Teknik Penilaian   : Observasi
b.  Bentuk Instrumen : Panduan observasi
c.  Kisi-kisi

No.
Kompetensi yang Dinilai
Format Penilaian
1
Jujur
Terlampir
2
Teliti
Terlampir
3
Tanggung jawab
Terlampir
4
Santun
Terlampir

5. Menghargai pendapat teman
Terlampir

3.    Pengetahuan
a.  Teknik Penilaian   : Tes Tulis
b.  Bentuk Instrumen : Uraian
c.  Kisi-kisi

No.
Indikator
Butir Instrumen
1
Menjelaskan makna al-‘alim secara bahasa
Jelaskan makna al-‘alim secara bahasa dengan benar!
2
Menjelaskan makna al-khabir secara bahasa
Jelaskan makna al-khabir secara bahasa dengan benar!
3
Menjelaskan makna  as-sami secara bahasa    
Jelaskan makna  as-sami secara bahasa dengan benar!    
4
Menjelaskan makna al-bashir secara bahasa
Jelaskan makna al-ba¡r secara bahasa dengan benar!

4.    Keterampilan
a.  Teknik Penilaian   : Praktik
b.  Bentuk Instrumen : Rubrik
c.  Kisi-kisi

No.
Indikator
Butir Instrumen
1
Menuliskan contoh kisah perilaku yang mencerminkan orang yang meneladani al-alim,
Tuliskan contoh kisah perilaku yang mencerminkan orang yang meneladani al-alim dengan benar!
2
Menuliskan contoh kisah perilaku yang mencerminkan orang yang meneladani al-khabir
Teliskan contoh kisah perilaku yang mencerminkan orang yang meneladani al-khabir dengan benar!
3
Menuliskan contoh kisah perilaku yang mencerminkan orang yang meneladani as-sami’.
Tuliskan contoh kisah perilaku yang mencerminkan orang yang meneladani as-sami’!
4
Menuliskan contoh kisah perilaku yang mencerminkan orang yang meneladani al-bajr
Tuliskan contoh kisah perilaku yang mencerminkan orang yang meneladani al-bajr dengan benar!

                                                                                             Pati, ……………2013
Mengetahui,
Kepala MTs/SMP ……....,                                                   Guru Mata Pelajaran,   




………………………………..                                                     ………………………………….